Oleh : Sani Asmi Ramdani Lestari, Apt.

 

“Eh, kok, ini warna lipstiknya aneh, sih?” Tanya saya kepada teman saya.

“Iya masa? Kedaluwarsanya masih tiga bulan lagi, kok.” Jawabnya.

“Tapi ini udah aneh gitu, loh, teksturnya.” Saya memperlihatkan tekstur yang sudah mengeras. Tampaknya, lipstik itu sudah tidak sebagaimana biasanya.

“Ini udah kamu simpen berapa lama, deh? Kamu selalu nyimpen kosmetik sampai tanggal kedaluwarsanya?” Tanya saya lagi. Ia kemudian terkekeh.

Percakapan itu membuat saya mencari informasi, apakah tepat jika saya menyimpan kosmetik dan masih menggunakannya sampai tanggal kedaluwarsanya habis? Ataukah sebetulnya ada waktu-waktu tertentu?

Sebelumnya, mari kita cari tahu bersama apa definisi kosmetik. Kosmetika adalah bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku, bibir, dan organ genital bagian luar) atau gigi dan membran mukosa mulut terutama untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan dan/atau memperbaiki bau badan atau melindungi atau memelihara tubuh pada kondisi baik.1 Contoh singkatnya, bahan mandi, make-up, skincare, parfum, perawatan rambut, juga cat kuku adalah bagian dari kosmetik.

Pencarian saya merujuk pada simbol-simbol yang ada dalam kemasan kosmetik. Ada dua simbol yang menentukan waktu simpan kosmetik setelah kemasan dibuka, symbol berbentuk toples terbuka disertai angka dan huruf M, juga symbol jam pasir disertai dengan tanggal, bulan, dan tahun.

1.       Simbol PaO (Period after Opening)

   

 

 

 

 

 

 

 

Simbol ini menunjukkan bahwa kosmetik yang telah dibuka akan stabil dalam waktu 12 bulan. Angka 12 menunjukkan jumlah bulan, dan huruf M menunjukan ‘month’ atau bulan. Simbol ini penting untuk produk yang sudah buka karena saat itulah ia ‘bersentuhan’ dengan lingkungan luar yang bisa menyebakan penurunan kadar atau stabilitas. Hal itu bisa membuat zat yang terkandung menjadi berbahaya, misalnya karena kontaminasi dari bakteri. Selepas 12 bulan setelah kemasan dibuka, ada baiknya Anda tidak lagi memakai kosmetik tersebut atau membuangnya.2

 

2.       Waktu Daya Tahan Minimal (Durability)

 

   

 

 

 

 

Simbol ini biasanya diikuti oleh tanggal kedaluwarsa. Jadi, simbol ini menunjukkan sampai kapan kosmetik tersebut bisa disimpan dalam kondisi tertentu, akan terus memenuhi fungsi awalnya. Simbol ini diwajibkan untuk produk yang tidak tahan kurang dari 30 bulan.3

Tanda tersebut pertama kali menjadi syarat untuk produk-produk di Eropa. Namun, kini, produk Indonesia juga sudah mulai menggunakannya. Jika simbol tersebut tidak ditemukan dalam kemasan, ada beberapa artikel yang menetapkan waktu terbaik dari penggunaan suatu kosmetik setelah kemasannya terbuka—yang kemudian dirangkum dalam tabel ini.

Produk

Waktu Simpan setelah Kemasan Dibuka

Powder (termasuk Blush-on, Bronzer, dan eye shadow)

2 tahun

Blush-on dan eye Shadow (krim)

 

12-18 bulan

Foundation (Oil-free)

1 tahun

Foundation berbentuk krim

18 bulan

Konselar

12-18 bulan

Lipstik dan lip liner

1 tahun

Lip gloss

18-24 bulan

Eyeliner pensil

2 tahun

Eyeliner (liquid/gel)

3 bulan

Maskara

3 bulan

Sumber: 4, 5.

Tips lain mengenai kosmetik:

·         Jika produk kosmetik sudah berbau aneh (apak/bau yang tidak enak lainnya) akan lebih bijak jika ia dibuang

·         Cat kuku saat terlihat ada pemisahan zat dalam botol, menandakan cat kuku tidak perlu digunakan lagi

·         Make-up sponges lebih baik dibersihkan setelah digunakan selama 2 minggu, tapi lebih baik tidak digunakan lagi jika sudah 2x pencucian

·         Make-up brush dicuci satu bulan sekali

·         Pastikam semua kosmetik tertutup dengan baik, disimpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan tidak lembab. Perhatikan juga jika ada beberapa produk yang harus ditaruh di suhu tertentu.

·         Ketika menggunakan maskara, tidak perlu berkali-kali memasukkan stik maskara untuk membawa lebih banyak maskara di stik tersebut. Hal itu akan mendorong udara untuk masuk ke dalam produk dan membuat produk mudah rusak.

·         Eyeliner pensil dan lip liner akan lebih lama bertahan jika diserut secara berkala.

·         Ketika kosmetik dibuka, catat tanggalnya sebagai pengingat. Tanggal yang dicatat dan ditempel dalam kemasan bisa dijadaikan sebagai pengingat.

·         Kosmetik yang masih disegel masa tahannya masih sesuai dengan tanggal kedaluwarsanya selama disimpan sesuai dengan rekomendasi penyimpanannya.4

 

Tidak ada masalah dengan menyimpan kosmetik, yang penting adalah perlu diperhatikan ketika akan menggunakannya lagi karena produk yang rusak atau sudah kedaluwarsa bisa jadi berbahaya bagi kesehatan. Saya akhirnya tidak jadi memakai lisptik teman saya itu. Saya tidak mau mengambil risiko bibir saya iritasi karena lipstik tersebut sudah rusak. Pertemuan saya dan teman saya berakhir dengan menyeleksi kosmetik-kosmetiknya yang rusak dan habis masa kedaluwarasanya karena teman saya yang satu ini gemar menaruh kosmetik meski ia jarang menggunakannya.

 

Sumber:

1. Peraturan BPOM RI Nomor 18 Tahun 2015 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika.

2. Campanella, Luigi and Cecilia Costanza. 2011. PaO (Period after Opening). J. Appl. Cosmetol. 29: 41-53.

3. Francoise Giordano-Labadie. 2012. Cosmetic Products: Learning to read Labels. Eur J Dermatol. 22(5): 591-595.

4. Russo, Maria Del. 2018. Makeup Spring Clean: Have Your Products Gone Bad? https://www.popsugar.com.au/beauty/How-Long-Can-You-Keep-Makeup-Lipstick-Foundation-Mascara-32109079 [Diakses 7 of april 2019]

5. Grossman, Karyn. 2014. How Long Should You Keep Makeup? https://www.webmd.com/beauty/features/toss-makeup [diakses pada tanggal 7 april 2019]

 


Share yuk !....

Dengan ikutan share di social media kamu, berarti kamu ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan.