Perhatian! Minum Obat Pakai Air Bening Ya!

Oleh : Fransisca Fortunata, S. Farm., Apt.

 

Obat kan pahit! 

 

Untuk menutupi rasa pahitnya obat, seringkali orang meminumnya bersamaan dengan minuman berasa seperti teh, susu, jus, soda, dan lainnya. Menurut konsultan kesehatan, apoteker Nargis Ara, mengonsumsi obat sebaiknya dilakukan dengan air putih saja. Hal ini disebabkan air putih bersifat netral dan tidak mengandung zat lainnya yang mempengaruhi proses penyerapan obat.

 

Kenapa harus dengan air bening?

 

Menurut Prof. Dr. dr. Armen Muchtar, DAF, DCP, SpFK(K), dari Departemen Farmakologi RSCM, konsumsi obat dengan teh tidak akan mempengaruhi penyerapan obat dan tidak menimbulkan efek samping. Sebab, keduanya akan masuk ke dalam lambung untuk diproses oleh cairan lambung. Namun, sebagaimana dikutip dari artikel Monika Nanda, yang telah direview oleh dr. Tania Savitri, “tanin pada teh secara signifikan juga dapat mengurangi penyerapan zat besi yang berada di suplemen ataupun obat”.

 

Prof Armen berpendapat bahwa ada beberapa obat yang tidak boleh diminum bersamaan dengan susu. Sebagai contoh, obat maag yang mengandung magnesium trisilikat dan aluminium trisilikat. “Magnesium dan aluminium akan diikat oleh susu, sehingga menjadi tidak efektif dalam mengatasi asam lambung,” jelas Prof Armen, Ketua Majelis Kolegium Farmakologi Klinik Indonesia. Contoh lainnya adalah antibiotik Ciprofloxacin yang akan terblok penyerapannya oleh susu.

 

Adapun soda yang dikonsumsi saat minum obat dapat membuat obat tidak dapat hancur di lambung dan akhirnya tidak terserap dengan baik. Berbeda halnya dengan susu dan jus jeruk. Menurut konsultan kesehatan, apoteker Nargis, “Mengonsumsi obat dengan minuman lain, seperti jus jeruk dapat mempengaruhi kandungan obat di dalam tubuh, bahkan menimbulkan efek samping yang tidak terduga. Adapun grapefruit juice, walaupun namanya grafefruit, buah ini bukan buah anggur loh, melainkan sejenis jeruk, dan merupakan buah yang ditemukan banyak mengganggu kerja obat karena mengandung furanocoumarin. Grapefruit juicetidak boleh dikonsumsi saat mengonsumsi beberapa obat seperti obat golongan statin, obat golongan benzodiazepine, synthroid, dan beberapa obat lainnya. Kadar beberapa jenis obat juga dapat meningkat saat dikonsumsi bersamaan dengan grapefruit juicesehingga dapat menimbulkan efek samping. 

 

 

Oleh karena itu, pemilihan cairan yang tepat untuk dikonsumsi bersamaan dengan obat membutuhkan bantuan dokter ataupun apoteker. Sebab, mereka memahami reaksi obat di dalam tubuh dan dapat menghindari reaksi yang tidak diinginkan. Hingga saat ini, air putih merupakan cairan pilihan pertama saat ingin mengonsumsi obat untuk menghindari reaksi yang tidak diinginkan antara makanan dan obat.

 

Sumber :

  1. Kinanti, Ajeng Anastasia. (2015). Minum Obat Sebaiknya dengan Air Putih Saja, ini Alasannya. [Online]. Diakses pada 9 Oktober 2018, dari detikHealth: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-2962129/minum-obat-sebaiknya-dengan-air-putih-saja-ini-alasannya
  2. Janse van Rensburg, Hendrick. (2013). What are the most suitable liquids to take medication with and does it really matter?[Online] Diakses pada 9 Oktober 2018, dari ResearchGate: https://www.researchgate.net/post/What_are_the_most_suitable_liquids_to_take_medication_with_and_does_it_really_matter
  3. Kompas.com. (2009). Haruskah Minum Obat dengan Air Putih?[Online]. Diakses 9 Oktober 2018, dari Kompas.com: https://travel.kompas.com/read/2009/02/18/09210679/haruskah.minum.obat.dengan.air.putih
  4. Wahyuni, Tri. (2015). Jenis Minuman yang Tidak Boleh Dijadikan ‘Teman’ Minum Obat. [Online]. Diakses 9 Oktober 2018, dari CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150909113828-255-77572/jenis-minuman-yang-tidak-boleh-dijadikan-teman-minum-obat
  5. Nanda, Monika. (2017). Benarkah Tidak Boleh Minum Obat Pakai Susu?[Online]. Diakses 9 Oktober 2018, dari HelloSehat : https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/benarkah-tidak-boleh-minum-obat-dengan-susu-atau-teh/

 


Share yuk !....

Dengan ikutan share di social media kamu, berarti kamu ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan.