Diet sehat

Obesitas merupakan masalah kesehatan yang paling ditakuti oleh setiap orang. Menurut data yang diperoleh dari Riskesdas jumlah penderita obesitas di Indonesia setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Tercatat pada tahun 2007, prevalensi obesitas perempuan dewasa (>18 tahun) sebesar 13,9%  dan pada tahun 2013 meningkat menjadi 32,9%. Sedangkan pravelensi obesitas pria dewasa pada tahun 2007 sebesar 13,9% dan pada 2013 meningkat menjadi 19,7%. Untuk mengetahui apakah kita obesitas atau tidak, cara yang paling mudah adalah dengan menghitung nilai Indeks Massa Tubuh (IMT). Menurut WHO seseorang dapat dikategorikan obessitas apabila nilai IMT ≥ 30. Coba hitung IMT kalian dengan cara berat badan (kg) dibagi dengan tinggi badan(m)2.

Memangnya kenapa sih kalo obesitas?

Obesitas ini gak boleh dianggap sepele loh. Data yang didapatkan dari WHO pada tahun 2013 setidaknya 2,8 juta orang meninggal setiap tahunnya diakibatkan oleh kelebihan berat badan dan obesitas, dikarenakan obesitas ini dapat meningkatkan faktor resiko penyakit jantung koroner, stroke iskemik dan diabetes mellitus tipe 2.

Terus gimana dong caranya biar gak obesitas? L

Setiap orang pasti tidak menginginkan dirinya obesitas, terutama wanita pasti mendambakan berat badan yang ideal. Obesitas ini erat kaitannya dengan pola makan dan pola hidup. Nah untuk mendapatkan tubuh yang ideal tentunya tidak dengan diam saja banyak cara yang dapat dilakukan guna menurunkan berat badan antara lain;diet, olahraga sampai denganminum obat pelangsing. Di masyarakat, pilihan terbanyak yang dilakukan guna menurunkan berat badan yaitu melakukan diet. Zaman ini, banyak sekali tawaran diet yang menggiurkan yang dapat menurunkan berat badan dengan sangat cepat. Namun hal tersebut sangat sulit dilakukan hingga akhirnya gagal t anpa mendapatkan hasil apapun dan berat badan malah semakin bertambah. Hal ini dikarenakan masih banyak orang yang kurang paham bagaimana melakukan diet yang benar. Nah maka dari itu yuk kita bahas bagaimana melakukan diet yang sehat dan benar J

 

Apa sih manfaat melakukan diet sehat?

Melakukan diet yang tidak sehat merupakan suatu resiko global kesehatan. Diet yang tidak sehat dapat malah akan mengakibatkan kamu bertambah berat badan, kehilangan massa otot, merasa pusing, susah tidur bahkan akan mengalami gangguan mood kamu. Maka dari itu sebaiknya kita melakukan diet yang sehat karena diet sehat dengan makan makanan yang sehat merupakan cara utama untuk mencegah obesitas dan kelebihan berat badan. Selain itu dapat mencegah penyakit serius tertentu seperti penyakit jantung, stroke dan diabetes, dan menurunkan resiko terkena penyakit kanker.

 

Apa itu diet sehat?

Diet sehat berati makan makanan yang sehat namun bukan berati diet sehat ini merupakan diet yang ketat dan menghalangi diri dari makan-makanan yang kita sukai loh, justru sebaliknya diet sehat ini melibatkan perasaan dan suasana hati. Maka dari itu kita dapat memvariasikan cara untuk membuat menu diet makanan sehat yang lezat. Berikut 6 tips melakukan diet yang sehat dengan makan makanan yang sehat juga! J

 

  1. Set yourself up for success!

Ini penting! Untuk berhasil melakukan diet perlu dilakukan perencanaan dan niat yang sangat bulat. Anggap diet sehat ini bukan sebagai siksaan melainkan jadikan sebagai gaya hidup yang akan menjadi sebuah perubahan yang besar.

  1. Moderation is key

Bukan berati menghilangkan makanan yang disukai, hanya saja mengurangi asupan dan ukuran porsi makanan yang tidak sehat. Jika setelah makan merasa belum kenyang dapat menambahkan sayuran hijau ataupun buah. Satu hal yang penting yaitu berhentilah makan sebelum kenyang. Untuk mendapatkan tubuh yang sehat perlu juga melakukan keseimbangan gizi seperti protein, lemak, serat, karbohidrat, vitamin dan mineral.

  1. Kurangi asupan gula dan perhatikan asupan garam

Tubuh mendapatkan asupan gula yang cukup dari gula alami dalam makanan sehingga adanya tambahan gula hanya diartikan sebagai kalori kosong. Maka dari itu perlu dilakukan pemantauan asupan gula salah satunya hal yang paling mudah dilakukan adalah hindari minuman manis dan gantilah dengan meminum air mineral atau jus dan sering-seringlah untuk memeriksa label makanan dan pilih produk rendah gula.

Asupan garam yang dibutuhkan oleh tubuh tiap harinya yaitu sekitar setengah sendok teh. Kelebihan asupan garam dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi, penyakit ginjal dll. Maka dari itu perlu memperhatikan asupan garam tiap harinya. Sebuah penelitian meyebutkan bahwa 1,7 juta kematian dapat dicegah tiap  tahunnya jika konsumsi garam masyarakat berkurang ke tingkat yang direkomendasikan kurang dari 5 g per hari.

  1. Serat dapat membantu menurunkan berat badan

Keberadaan serat di dalam tubuh akan lebih lama dibandingkan dengan makanan lain sehingga dapat menimbulkan perasaan kenyang yang lebih lama yang menyebabkan kita menjadi makan lebih sedikit. Serat juga membantu membawa lemak melewati sistem pencernaan sehingga lebih sedikit di absorpsi.  Asupan serat bisa didapatkan dari sayuran maupun buah-buahan. Makan setidaknya 400 g, atau 5 bagian sudah cukup untuk memenuhu kebutuhan asupan harian serat.

  1. Kurangi asupan lemak, atau lebih tepat, ganti jenis lemaknya.

Mengurangi jumlah total asupan lemak hingga kurang dari 30% dari total asupan energi membantu mencegah kenaikan berat badan yang tidak sehat. Asupan lemak dapat dikurangi dengan berbagai cara yaitu mengubah cara memasak lebih baik dengan cara dikukus atau dipanggang daripada digoreng,  hindari makanan olahan yang mengandung lemak trans dan makakan yang mengandung jumlah tinggi lemak jenuh. Sedangkan ada beberapa lemak yang justru membantu menurunkan atau mengontrol berat badan serta kolesterol seperti turunan omega, olive oil, dan ikan putih.

  1. Put Protein in Perspective

Untuk menghitung kebutuhan asupan protein perhari yaitu tergantung pada berat badan tiap individu. Untuk orang dewasa harus setidaknya 0.8g protein per kilogramdari berat badan. Protein didapatkan dari ikan, atau protein nabati seperti kacang, kacang, dan kedelai.

Lakukan tips melakukan diet sehat diatas sebagai suatu kebiasaan dengan disiplin dan tetap optimis. Hal ini dapat membantu mencegah kekurangan gizi dan mencegah berbagai penyakit. Semoga bermanfaat J


 
Referensi:

Kenny, Tim. 2016. Healthy Eating. Available at http://patient.info/health/healthy-eating

Lawrence Robinson, Jeanne Segal Ph.D., and Robert Segal, M.A. 2016. Healthy eating. Available at http://www.helpguide.org/articles/healthy-eating/healthy-eating.htm

Balitbang Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.

http://www.who.int/gho/ncd/risk_factors/obesity_text/en/

http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs394/en/

http://www.icecubediet.com/5-effects-of-an-unhealthy-diet/

Mozaffarian D, Fahimi S, Singh GM, Micha R, Khatibzadeh S, Engell RE et al. Global sodium consumption and death from cardiovascular causes. N Engl J Med. 2014; 371(7):624-634.

 

 

 

 


Kontributor

admin Contributor

Share yuk !....

Dengan ikutan share di social media kamu, berarti kamu ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan.