CARA PAKAI INHALER

 

Hal yang perlu diperhatikan dalam mengunakan inhaler:

  1. Menarik napas saat inhalasi (menghirup obat) melalui mulut, bukan hidung
  2. Tahan napas setelah inhalasi direkomendasikan selama 10 detik untuk memaksimalkan obat bentuk aerosol mencapai paru-paru tetapi durasi tahan napas ini disesuaikan kembali dengan kenyamanan anda
  3. Obat golongan kortikosteroid pada inhaler dapat menyebabkan efek samping berupa kandidiasis oral (infeksi jamur pada mulut), hal ini dapat dicegah dengan berkumur setelah menggunakan inhaler kortikosteroid atau memakai spacer/valve holding chamber
  4. Apabila inhaler baru pertama kali digunakan atau sudah tidak digunakan selama beberapa hari maka dibutuhkan PRIMING inhaler, dengan cara membuka inhaler, mengocok inhaler terlebih dahulu kemudian lakukan tes semprotan yang diarahkan ke udara, setiap selesai menyemprot inhaler dikocok kembali. Tes semprotan ini dilakukan sesuai jumlah yang direkomendasikan pada masing-masing inhaler, biasanya berbeda-beda.

Catatan: Tetapi hal ini tidak perlu dilakukan pada inhaler jenis Dry Powder Inhaler karena ini dilakukan untuk mengetahui apakah inhaler masih mengandung sejumlah obat yang dibutuhkan agar bisa menyemprotkan obat

  1. Bersihkan inhaler menggunakan tisu setiap selesai digunakan dan cuci secara berkala (sesuai petunjuk masing-masing jenis inhaler) untuk menjaga inhaler tetap bersih & mencegah kontaminasi.

 

Metered Dose Inhaler (MDI)

Cara pakai:

  1. Buka tutup inhaler, pastikan canister terpasang dengan baik pada inhaler
  2. Kocok inhaler dengan menggerakan inhaler dari atas ke bawah selama 5 detik
  3. Pegang inhaler dengan posisi mouthpiece berada di bawah, tempatkan jari telunjuk pada canister dan ibu jari pada bagian bawah mouthpiece
  4. Posisikan tubuh anda berdiri atau duduk dengan tegak
  5. Dongakkan kepala anda ke belakang dan hembuskan napas secara perlahan (tidak mengarah ke inhaler)
  6. Posisikan inhaler dengan cara berikut:

 

  • Buka mulut dan letakan inhaler dalam jarak 1-2 inci, arahkan mouthpiece di depan mulut anda
  • Gunakan spacer/valve holding chamber pada inhaler, dan tempatkan mouthpiece spacer/valve holding chamber pada mulut anda
  • Tempatkan mouthpiece inhaler pada mulut anda, tempatkan diantara gigi dan rapatkan bibir anda (cara ini tidak direkomendasikan apabila kandungan obat pada inhaler adalah obat golongan kortikosteroid)
  • Tarik napas melalui mulut secara dalam dan perlahan bersamaan dengan menekan canister inhaler untuk menyemprotkan obat (Tarik napas perlahan tersebut selama 3-5 detik, canister hanya ditekan 1x untuk 1 semprotan obat)

Catatan: Apabila saat menggunakan spacer, anda mendengar suara seperti suara bersiul maka tandanya anda bernapas terlalu cepat

 

  • Lepaskan mouthpiece inhaler dari mulut anda bila sudah selesai dan tahan napas anda untuk 10 detik (jika memungkinkan)
  • Hembuskan napas anda melalui mulut/hidung
  • Ulangi semprotan sesuai petunjuk apabila diresepkan. Tetapi tunggu selama 30 detik-1 menit untuk rentang waktu antar semprotan, agar pemberian obat pada semprotan berikutnya dapat meresap dengan baik ke paru-paru anda

 

Dry Powder Inhaler (DPI)

Pada DPI terdapat cara untuk menyiapkan dosis obat sebelum digunakan, berdasarkan cara-cara inilah ada beberapa jenis DPI yaitu seperti Diskus inhaler atau Accuhaler, Turbuhaler, Handihaler, Diskhaler, Twisthaler, Flexhaler, Aerolizer. Berikut cara pakai DPI secara umum:

  1. Setelah membuka inhaler dan menyiapkan dosis obat pada inhaler (berbeda-beda sesuai jenisnya)
  2. Posisikan diri berdiri atau duduk dengan tegak, dan dongakkan kepala ke belakang
  3. Hembuskan napas sebelum memposisikan inhaler (tidak mengarah ke inhaler)
  4. Pegang inhaler secara horizontal selama inhalasi
  5. Tempatkan mouthpiece inhaler pada mulut, tempatkan diantara gigi dan rapatkan bibir anda
  6. Tarik napas secara cepat dan dalam sehingga obat dari inhaler terhirup oleh anda
  7. Lepaskan mouthpiece inhaler dari mulut anda bila sudah selesai
  8. Tahan napas anda untuk 10 detik (bila memungkinkan)
  9. Hembuskan napas anda melalui mulut/hidung
  10. Ulangi penggunaan sesuai petunjuk apabila diresepkan. Tetapi tunggu selama 30 detik-1 menit untuk rentang waktu antar penggunaan.

Catatan: untuk menjaga obat yang telah disiapkan di dalam inhaler maka hindari menjatuhkan inhaler, membalikkan inhaler, mengocok inhaler, atau bernapas ke dalam inhaler. Jika hal-hal tersebut terjadi maka obat perlu disiapkan ulang.

 

A.   Diskus inhaler atau Accuhaler

Obat terdapat dalam blister yang terbuka otomatis didalam inhaler. Cara menyiapkan obat:

  1. Periksa dose counter untuk mengetahui berapa dose yang tersisa
  2. Buka inhaler dengan cara menggeser bagian atas diskus hingga terdengar bunyi klik
  3. Gerakkan tuas pada diskus hingga terdengar bunyi klik (tanda bahwa dosis obat telah dimuat)

Catatan: apabila dosis obat yang terdapat dalam inhaler tinggal sedikit lagi, maka angka pada dose counter akan berwarna merah, mintalah kepada dokter untuk meresepkan kembali inhaler anda

 

B.     Turbuhaler

Obat terdapat dalam inhaler. Cara menyiapkan obat:

  1. Buka penutup inhaler
  2. Pegang bagian badan inhaler dan putar bagian dasar inhaler sampai habis lalu putar kembali ke arah yang berlawanan hingga terdengar bunyi klik (tanda bahwa dosis obat telah dimuat)

 

C.     Handihaler

Obat terdapat dalam bentuk kapsul terpisah. Cara menyiapkan obat:

  1. Pindahkan kapsul dari kemasan blisternya hanya saat sebelum dipakai
  2. Buka penutup handihaler, angkat bagian mouthpiecenya
  3. Tempatkan kapsul di ruang tengah (sehingga kapsul terlihat dari luar)
  4. Tempatkan kembali mouthpiece seperti semula dan tutup rapat sampai terdengar bunyi klik
  5. Tekan tombol untuk menghancurkan kapsul sekali (agar obat dapat keluar saat inhalasi nanti)

Catatan: setelah selesai menggunakan inhaler, buka kembali mouthpiece dan buang kapsulnya

 

D.    Diskhaler

Obat terdapat dalam foil disk obat terpisah. Cara menyiapkan obat:

  1. Buka penutup inhaler
  2. Tarik tray obat dari dalam inhaler
  3. Tempatkan foil disk obat pada tray obat di dalam diskhaler sehingga nomor obat terlihat dari luar, arahkan disk ke angka 8 untuk pertama kali penggunaan
  4. Tempatkan inhaler secara horizontal, angkat penutup tray sehingga jarum pada penutup tray tersebut melubangi disk foil (agar obat dapat keluar saat inhalasi nanti)

 

E.     Twisthaler

Obat terdapat dalam inhaler. Cara menyiapkan obat:

  1. Pegang inhaler dengan bagian dasar berwarna pink di bagian bawah
  2. Pegang bagian dasar berwarna pink tersebut dan putar (twist) penutup inhaler berwarna putih berlawanan arah jarum jam untuk membukanya
  3. Bersamaan dengan tutupnya dibuka, dose counter (penghitung dosis pada inhaler) akan berkurang satu angka yang menunjukkan bahwa dosis obat telah dimuat dan siap untuk inhalasi
  4. Pastikan tanda panah pada bagian badan inhaler sejajar dengan dose counter pada bagian berwarna pink

Catatan:

  1. Setelah selesai penggunaan tutup kembali penutup dengan diputar searah jarum jam dan tekan sampai terdengar bunyi klik
  2. Pastikan garis pada penutup sejajar dengan dose counter pada bagian berwarna pink

 

F.     Flexhaler

Obat terdapat dalam inhaler. Cara menyiapkan obat mirip dengan turbuhaler yaitu:

  1. Buka tutup inhaler
  2. Putar bagian berwarna cokelat satu putaran sampai habis
  3. Putar kembali bagian berwarna cokelat tersebut  ke arah yang berlawanan hingga terdengar bunyi klik (tanda bahwa dosis obat telah dimuat)

 

G.    Aerolizer

Obat terdapat dalam kapsul terpisah. Cara menyiapkan obat:

  1. Buka tutup inhaler dan pegang bagian dasar inhaler
  2. Putar mouthpiece berlawanan arah jarum jam
  3. Tempatkan kapsul dari blister ke dalam lubang pada bagian dasar inhaler
  4. Putar bagian mouthpiece ke tempat semula hingga terdengar bunyi klik
  5. Tekan kedua tombol pada bagian dasar inhaler untuk menghancurkan kapsul

Catatan: setelah selesai menggunakan inhaler, buka inhaler dan periksa apakah masih ada serbuk yang tertinggal, apabila masih ada maka ulangi penggunaan

 

Nebuliser

Cara pakai:

  1. Isi wadah (cup) obat dengan obat yang diresepkan untuk anda
  2. Hubungkan selang (tube) antara wadah (cup) obat dengan mesin nebuliser
  3. Pasangkan mouthpiece atau masker diatas wadah (cup) obat
  4. Duduk dengan tegak dan pegang wadah (cup) obat
  5. Tempatkan mouthpiece atau masker pada mulut anda
  6. Nyalakan mesin nebuliser
  7. Tarik napas secara perlahan melalui mulut
  8. Ketuk wadah obat jika isinya sudah semakin sedikit
  9. Matikan mesin nebuliser bila sudah selesai
  10. Cuci komponen-komponen nebuliser setiap selesai digunakan (kecuali bagian tube/selang)

 

Soft Mist Inhaler (Respimat)

Cara pakai:

  1. Pegang respimat dengan posisi mouthpiece berada di atas
  2. Putar bagian dasar transparan dari respimat sesuai tanda arah panah hingga terdengar bunyi klik
  3. Buka penutup mouthpiece respimat
  4. Posisikan diri berdiri atau duduk dengan tegak dan dongakkan kepala ke belakang
  5. Hembuskan napas secara perlahan (tidak mengarah ke respimat)
  6. Tempatkan mouthpiece respimat pada mulut, tempatkan diantara gigi dan rapatkan bibir anda
  7. Tarik napas melalui mulut secara perlahan bersamaan dengan menekan tombol respimat untuk menyemprotkan obat (Tarik napas perlahan tersebut selama 3-5 detik, tombol hanya ditekan 1x untuk 1 semprotan obat)
  8. Lepaskan mouthpiece respimat dari mulut anda
  9. Tahan napas anda untuk 10 detik (bila memungkinkan)
  10. Hembuskan napas anda melalui mulut/hidung
  11. Tutup kembali mouthpiece respimat
  12. Ulangi penggunaan sesuai petunjuk apabila diresepkan. Tetapi tunggu selama 30 detik-1 menit untuk rentang waktu antar penggunaan.

 

Referensi

 

American Thoracic Society. 2014. Patient Information series: Using your MDI. Am J Respir Crit Care Med Vol. 190. p5-6.

Buddiga, P. 2015. Use of Metered Dose Inhalers, Spacers, and Nebulizers. Available online at: https://emedicine.medscape.com/article/1413366-overview#a2

DiPiro Joseph T., R.L. Talbert, G.C. Yee, G.R. Matzke, B.G. Wells, L.M. Posey. 2011. Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach Eight Edition. McGraw Medical Hill. New York.

Gupta, S. 2009. How to Ensure the Correct Inhaler Device is Selected for Each Patient. Clinical Pharmcist: Vol 1.

Intermountain Healthcare. 2013. Asthma and COPD: How to Use Nebulizer. Available online at: https://intermountainhealthcare.org/ext/Dcmnt?ncid=51067325

Shah, R., et.al. 2013. How to Use Inhalers Interactive Guidance & Management. Available online at: www.use-inhalers.com

 

 

 


Share yuk !....

Dengan ikutan share di social media kamu, berarti kamu ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan.