Trending

Kenali Macam-macam Area Suntik

Swamedikasi Diare

ASAM URAT: Allopurinol, Kolkisin atau NSAID?

INFORMASI OBAT: GOLONGAN PENGHAMBAT KANAL KALSIUM ATAU CALCIUM CHANNEL BLOCKER (CCB)

Update COVID 19: Indonesia berhasil produksi Anti Virus Corona (??)

Update COVID 19: Indonesia berhasil produksi Anti Virus Corona (??)

  • 412

Balitbangtan Kementan bersama dengan salah satu Industri Farmasi Obat Tradisional mengklaim telah menemukan obat Anti Virus untuk Corona. Humas Balitbangtan menyebutkan bahwa komposisi antivirus tersebut adalah herbal eucalyptus yang diklaim memiliki efektivitas membunuh 80-100% virus corona. Mereka juga menyebutkan bahwa produk ini merupakan OHT (Obat Herbal Terstandar) dan telah menerima izin edar dari BPOM.

 

Lalu, Bagaimana Fakta sebenarnya?

Eucaplytus masuk dalam enam aromaterapi yang direkomendasikan dan memiliki efek untuk pernafasan seperti melegakan pernafasan. Aromaterapi yang digunakan melalui inhalasi juga disebutkan oleh American Journal of Essential Oils and Natural Products kemungkinan memiliki aktivitas melawan virus. Meskipun dengan catatan masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut. 

Sebenarnya, banyak sekali aktivitas dari metabolit herbal yang telah dibuktikan dengan riset ilmiah terkait aktivitas farmakologinya. Begitu juga dengan riset terkait efektivitas Eucalyptus sebagai antivirus, antibakteri, maupun antijamur. Namun, riset tersebut masih belum dilakukan kepada manusia/ belum dilakukan uji klinis. 

Uji klinis yang telah dilakukan terhadap herbal Eucalyptus adalah aktivitasnya sebagai pereda gejala dari gangguan pernafasan, yang akan minhai bahas di paragraf selanjutnya. 

 

Apakah Herbal bisa diklaim sebagai antivirus? 

Umumnya, obat-obatan tradisional di klaim dalam bentuk redaksi: 
membantu meredakan gejala, membantu memperbaiki kondisi, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan sebagainya. 

Sedikit memperkenalkan; obat herbal di kelompokkan menjadi beberapa kelas yaitu:

  1. Jamu: digunakan dan terbukti efektivitasnya secara turun-temurun (empiris), belum dibuktikan dalam uji preklinik maupun klinis. Efektif digunakan sebagai pencegahan, dengan dosis, pengolahan, dan cara konsumsi yang baik sesuai standar. 
  2. Obat Herbal Terstandar: cara pembuatannya sudah mengikuti standar Sudah dilakukan uji pre-klinik untuk uji efektivitas, keamanan, dan toksisitas
  3. Fitofarmaka: FItofarmaka diharuskan telah lulus uji klinis (uji pada manusia) untuk menjamin keamanannya.

 

Nah, Klaim antivirus HANYA bisa diberikan untuk sediaan Obat Herbal yang telah diuji klinis (terhadap manusia) dan dipastikan keamanannya, kemudian disebut sebagai fitofarmaka.

Beberapa hasil Uji klinis yang telah dilakukan terkait zat eucalyptus diantaranya: 

  1. Menurunkan/ menekan frekuensi batuk
  2. Merelaksasi pernafasan khususnya pada pasien asma, bronkhitis, dan obstruksi paru. 

Kedua efek farmakologi tersebut menyebabkan Eucaplytus berperan dalam penurunan dan perbaikan gejala gangguan pernafasan. Namun efektivitasnya sebagai antivirus belum didapatkan hasil uji Klinisnya. 

 

Peringatan dari FDA!

Beberapa waktu lalu, pada bulan Maret 2020, FDA telah memberikan peringatan pada kepada beberapa Industri Farmasi untuk tidak mempromosikan produknya sebagai obat anti corona/ obat pencegah corona sebelum terdapat uji klinis yang dapat dipercaya. Hal ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari penggunaan dan pembelian yang berlebihan terhadap produk yang belum dijaminkan keamanan penggunaannya untuk manusia. 

 

Supervisor:
  • Sani Asmi Ramdani Lestari
Visualitator:
  • Putri Kholilah
  • https://www.cosmeticsdesign-asia.com/Article/2020/04/06/Essential-oils-and-COVID-19-Industry-warns-no-sufficient-evidence-for-efficacy-amid-sales-surge
  • https://www.ema.europa.eu/en/documents/herbal-report/final-assessment-report-eucalytus-globulus-labill-eucalyptus-polybractea-rt-baker/eucalyptus-smithii-rt-baker-aetheroleum_en.pdf
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/321401
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5552930/
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0021850213000086
  • https://finance.detik.com/foto-bisnis/d-5019492/begini-penampakan-antivirus-corona-made-in-ri/4
Farmasi Indonesia Herbal Info Update Informasi obat Pengobatan Alternatif

Comments (0)

    There are no comments yet

Login Here