Trending

Info Obat : Kortikosteroid, Obat Dewa?

Swamedikasi Diare

Sunscreen, SPF, dan yang Kita Pilih Selama Ini

Bagaimana Cara Menggunakan Obat di Bulan Ramadhan?

Kenalan dengan Apoteker Cilik Jawa Barat

Kenalan dengan Apoteker Cilik Jawa Barat

  • 101

YAPS! 

JAWA BARAT PUNYA DUTA APOTEKER CILIK~ 


Wow, Congrats Adik Apoteker Cilik Firaas dari Sukabumi!
Setelah melewati proses bimbingan yang cukup panjang dan kompetisi yang ketat, akhirnya Jawa Barat memilih Apoteker cilik dari Sukabumi sebagai pemenang sekaligus menjadi Duta Apoteker Jilik Jawa Barat 2019. 

 

Sobat HAI! sebelum minhai cerita panjang tentang serunya kegiatan dan pemilihan Duta Apoteker Cilik Jawa Barat ini, minhai izin mau jelasin dulu yaa; apa sih Apoteker Cilik itu?

Semua berawal dari informasi yang cukup mencengangkan! 

Simak baik-baik.

 

Data dari BNN pada tahun 2015 menyatakan bahwa penyalahgunaan (mengonsumsi dan menyebarkan) obat  pada anak Indonesia sudah terjadi sejak usia dini; yaitu usia 10 tahun dan rata rata 13 tahun. Dari tahun 2011 sampai tahun 2016 jumlah anak yang bermasalah dengan jeratan narkoba sebanyak 0,83% - 1,5% sesuai data KPAI tahun 2017. 

 

Wow! Angka yang menakjubkan dan menyayat hati. 


Selain kasus penyalahgunaan obat terkait narkoba, terdapat informasi bahwa terdapat 14,7% anak Indonesia menggunakan dan menyimpan obat sebagai alat permainan, 0,1% pernah menyimpan obat dirumah tanpa sepengetahuan orang tua, dan dalam hal mendapatkan obat, sebanyak 11,5% anak Indonesia pernah membeli obat bebas tanpa sepengetahuan orang tua. Terakhir, sebesar 31,4% pernah mengambil dan mengonsumsi obat tanpa disuruh orang tua.  

 

Apoteker Cilik adalah siswa dan/ anak usia Sekolah Dasar yang telah mendapatkan edukasi, pengenalan dan pelatihan kefarmasian dasar dari Apoteker. Kehadiran Apoteker Cilik dapat meningkatkan kesadaran anak-anak Indonesia dan tentunya berdampak bagi orangtua dan lingkungan mereka, terkait obat, penggunaan, keamanan, serta bahayanya.  Langkah ini diambil oleh PD IAI Jawa Barat sebagai upaya mereduksi angka penyalahgunaan obat di kalangan pelajar. PD IAI Jawa Barat meyakini dengan memahami obat sedari dini, akan berdampak pada peningkatan penggunaan obat yang lebih rasional. 

 

Rangkaian program Apoteker Cilik yang diselenggarakan oleh  PD IAI Jawa Barat dimulai dari bimbingan yang dilakukan oleh tutor (apoteker) di setiap kota/kabupaten di Jawa Barat terhadap anak usia dini (siswa Sekolah Dasar/sederajat kelas 4 atau 5) yang telah terpilih. Kegiatan bimbingan ini dilakukan dengan metode pemberian materi, aplikasi kefarmasian, games kefarmasian, serta pengenalan profesi apoteker. Setelah kegiatan pembinaan dilakukan, setiap kota/kabupaten memilih Apoteker Cilik terbaik di tingkat Kota/Kabupatennya untuk mewakili daerahnya berkompetisi di pemilihan Duta Apoteker Cilik se-Jawa Barat. 

 

Tema besar yang diambil pada proses pembinaan dan pemilihan duta Apoteker Cilik adalah “Bersama Apoteker Mengenali Obat Sejak Usia Dini” dengan rincian materi terdiri dari pengenalan dasar sediaan obat, DAGUSIBU, bahan tanaman obat, kewaspadaan terhadap obat, dan lain-lain. 

 

Minhai kenalin ya, siapa aja sih adik-adik yang terpilih menjadi perwakilan Apoteker Cilik Jawa Barat? 
 

  1. Firaas Rizky Arifin dari Sukabumi
  2. Silvia Cahya dari Kuningan 
  3. Daffa Adhiya Rakha Utama dari Tasikmalaya

 

Nah, meskipun duta Apoteker Cilik Jawa Barat hanya jatuh pada satu orang, tapi semua adik-adik inilah yang menjadi harapan kita untuk bisa mengedukasi teman dan orangtuanya agar pengobatan yang rasional dan kesehatan masyarakat Indonesia lebih baik! 


Okey, sekian informasi dari Minhai. 

Kita doakan ya, kegiatan yang bermanfaat ini bisa terus berlanjut selamanyaa ~ dan semakin baik!

 

 

Anak Farmasi Indonesia

Comments (0)

    There are no comments yet

Login Here