Trending

Swamedikasi Diare

Info Obat : Kortikosteroid, Obat Dewa?

ASAM URAT: Allopurinol, Kolkisin atau NSAID?

INFORMASI OBAT: GOLONGAN PENGHAMBAT KANAL KALSIUM ATAU CALCIUM CHANNEL BLOCKER (CCB)

Echinaceae, Propolis, Pylanthi Niruri.  Ada apa sih kok ribut-ribut?

Echinaceae, Propolis, Pylanthi Niruri. Ada apa sih kok ribut-ribut?

  • 671

Kita kupas satu satu yaa, dimulai dari; 

Apa itu cytokine storm?

  • Pada pasien yang terinfeksi corona, ketika pasien sampai di kondisi klinis yang sudah berat, terjadi suatu fenomena yang disebut dengan istilah “cytokine storm”.
  • Cytokine Storm adalah suatu kondisi dimana tubuh memberi penanda infeksi sebagai upaya melawan kuman. Infeksi yang sudah cukup berat mengakibatkan penanda/ sinyal (sitokin) yang diberikan menjadi sangat banyak. 
  • Sinyal tersebut diterima tubuh, kemudian mengaktifkan pasukan daya tahan tubuh. Perang mereka menyebabkan munculnya kondisi tubuh yaitu gejala peradangan yang berat; salah satu contohnya ialah banyaknya lendir yang diproduksi, terjadi fibrosis di paru, pengecilan saluran pernafasan, dan lain-lain. 
  • Komponen sitokin yang disebutkan naik jumlahnya akibat kondisi tersebut adalah; IL2, IL6, IL10, dan IFN-γ. Jumlah tersebut naik secara signifikan hanya pada kondisi klinis yang sudah berat. 

Selanjutnya, Kita kenalan dulu deh, apa itu immunomodulator? 

  • Immunomodulator adalah obat yang kerjanya meningkatkan sistem daya tahan tubuh, secara spesifik maupun non spesifik.
  • Ada beberapa ekstrak tanaman yang digunakan sebagai kandungan obat tersebut diantaranya 
  1. Echinaceae purpurea, suatu tumbuhan dari suku Asteraceae (suatu jenis tumbuhan yang biasanya memiliki bunga dengan warna beragam seperti bunga matahari)
  2. Phyllanthus niruri, suatu tumbuhan tropis seperti semak semak dari suku Euphobiaceae.
  3. atau Propolis, yang merupakan senyawa alami yang diproduksi oleh hewan lebah dengan berbagai variasi spesiesnya. 

Ini dia Fakta Echinaceae!

  • Sudah sejak lama digunakan sebagai terapi ataupun pencegahan infeksi terutama infeksi pernafasan
  • Sejumlah penelitian mengungkapkan echinaceae memiliki sifat imunomodulator, anti-inflamasi (anti radang), bahkan antivirus. 
  • Terdapat penelitian terbaru (masih dalam proses review) yang menyatakan bahwa echinaceae dapat membuat virus corona tidak aktif. 
  • Terdapat banyak sekali senyawa didalam ekstrak echinaceae seperti; alkamida, polisakarida, asam chicoric, asam kafeik, dan lain-lain, beberapa aktivitasnya;

 

Alkamida

Polisakarida

  1. Meningkatkan aktivitas makrofag alveolar (fungsi pertahanan tubuh)
  2. Superstimulasi IL-10
  3. Menurunkan kadar sitokin IL12p70, IL8, IL6, dan TNFa,untuk menekan gejala radang.
  4. Menghambat Siklooksigenase dan lipooksigenase (menekan gejala radang)
  1. Meningkatkan sitokin IL1, IL6, TNFa yang bermanfaat untuk menyerang kuman
  2. Memiliki aktivitas mikrobisidal (membunuh mikroba)
  3. Meningkatkan aktivitas makrofag – fagositosis (memakan/menetralisir kuman) 
  • Bisa di lihat, bahwa echinaceae menyeimbangkan level sitokin didalam tubuh. Sitokin dapat berupa sitokin yang pro-inflamasi (atau menstimulus respon radang sebagai pertahanan tubuh) seperti IL6, ataupun sitokin dengan fungsi anti-inflamasi (atau menekan respon radang) seperti IL10. 

Fakta Phyllanthus!

  • Sudah lama (banget), 1000 tahun, digunakan sebagai obat tradisional dari pengobatan Ayurveda (India), pada awalnya digunakan untuk penyakit hati maupun asma
  • Punya efek sebagai anti-diabetes, analgesic (pereda nyeri), anti-radang, antioksidan, sampai dengan antivirus!
  • Senyawa alkaloid yang dikandung dapat menghambat proses replikasi (perbanyakan diri) dari virus HIV (yang dikatakan mirip strukturnya dengan virus corona), juga virus hepatitis
  • Antioksidan Phyllanthus adalah peran dari senyawa fenolik, dengan aktivitas antioksidan yang dapat menangkap radikal bebas, tubuh akan menjadi lebih sehat dan daya tahan lebih baik. 

Fakta Propolis!

  • Punya banyak banget manfaat diantaranya tumoricidal (membunuh tumor), immunomodulator, dan antidiabetes.
  • Salah satu penelitian mengatakan bahwa Propolis dapat meningkatkan sitokin spesifik IL6, tapi terhadap IL1b dan TNFa propolis cenderung justru menghambat kadarnya. 
  • Variasi spesies lebah, jenis sel yang diuji, maupun geografi dan penyakit pasien akan mempengaruhi variasi hasil. Banyak penelitian lain yang mendapatkan hasil yang berbeda terkait dengan peningkatan/penghambatan kadar mediator inflamasi.

Jadi kesimpulannya? 

  • Setiap ekstrak tumbuhan tersebut mengandung banyaak sekali senyawa, ratusan bahkan ribuan.
  • Imunomodulator adalah obat yang dapat mengatur regulasi imun. Senyawa satu dengan satu lainnya dapat berperan sebagai peningkat imun, maupun penekan imun, keduanya bekerja untuk menghasilkan daya tahan tubuh yang lebih kuat, dan menekan gejala radang 
  • Penggunaan immunomodulator untuk tujuan pencegahan corona pada orang sehat/tidak terinfeksi NCOV19 adalah hal yang tepat asalkan dikonsumsi dengan benar sesuai instruksi (tidak berlebihan).

“We found that HCoV-229E was irreversibly inactivated when exposed to Echinaforce at 3.2µg/ml IC50” 

-Johanna Signer, et al- 

 

  • Imunomodulator adalah obat, memiliki dosis, dan juga durasi penggunaan yang telah ditentukan.
  1. Echinaceae dapat dikonsumsi maksimal selama 8 minggu,
  2. Phyllanthus dapat dikonsumsi maksimal selama 6 bulan. 
  • Hentikan konsumsi apabila dirasa muncul perburukan kondisi klinis dan segera telefon call center covid19. 
  • The Lancet Infectious Diseases. Longitudinal characteristics of lymphocyte responses and cytokine profiles in the peripheral blood of SARS-CoV-2 infected patients -Manuscript Draft-
  • Propolis Ethanol Extract Stimulates Cytokine and Chemokine Production through NF-𝜅B Activation in C2C12 Myoblasts. http://dx.doi.org/10.1155/2015/349751
  • https://www.researchgate.net/publication/228389067_Echinacea_and_anti-inflammatory_cytokine_responses_Results_of_a_gene_and_protein_array_analysis
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16629510 Biological activity of bee propolis in health and disease.
  • http://www.phytopharmajournal.com/Vol7_Issue3_18.pdf Review on pharmacological activities and phytochemical constituents of Phyllanthus niruri (Amarus)
  • https://www.researchsquare.com/article/rs-15282/v1 In vitro antiviral activity of Echinaforce®, an Echinacea purpurea preparation, against common cold coronavirus 229E and highly pathogenic MERS-CoV and SARS-CoV
  • https://www.hindawi.com/journals/omcl/2017/1038153/ Antioxidant, Cytotoxic, and Toxic Activities of Propolis from Two Native Bees in Brazil: Scaptotrigona depilis and Melipona quadrifasciata anthidioides
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4441164/ Echinacea purpurea: Pharmacology, phytochemistry and analysis methods
Farmasi Indonesia Herbal Info Update Informasi obat Obat Pengobatan Alternatif Preventif

Comments (0)

    There are no comments yet

Login Here