Trending

Kenali Macam-macam Area Suntik

Swamedikasi Diare

ASAM URAT: Allopurinol, Kolkisin atau NSAID?

INFORMASI OBAT: GOLONGAN PENGHAMBAT KANAL KALSIUM ATAU CALCIUM CHANNEL BLOCKER (CCB)

Ada Apa dengan Mata Panda?

Ada Apa dengan Mata Panda?

  • 410

Tiap kali mengerjakan tugas kuliah sambil begadang, teman-teman saya selalu bilang mata saya seperti mata panda. Iya, panda yang lucu itu. Sayangnya, ungkapan tersebut tidak mendeskripsikan saya sebagai seseorang yang lucu, tapi lingkar mata saya hitam seperti panda. L

Orang berpikir bahwa lingkar gelap pada mata atau mata panda dikarenakan oleh kelelahan atau kurang tidur. Meskipun hal ini bisa menjadi salah satu alasan, terdapat alasan lain penyebab mata panda seperti alergi atau proses penuaan natural. Lingkar hitam pada mata bisa terlihat keunguan, kebiruan, cokelat gelap, atau hitam, tergantung pada warna kulit. Sebetulnya, mata panda ini jarang sekali menyebabkan masalah yang serius, tapi kebanyakan orang ingin lingkar hitam mereka tidak terlihat karena alasan kecantikan.

Dalam beberapa kasus, lingkar hitam pada mata menunjukkan perlunya seseorang untuk merubah gaya hidupnya, seperti kebiasaan tidur atau asupan makanan.

Penyebab dan Faktor Risiko

Area di bawah mata akan menghitam karena kurangnya sirkulasi darah yang menyebabkan hiperpigmentasi, atau menyebabkan menipisnya kulit di bawah mata. Penyebab lain dari lingkar hitam di bawah mata adalah:

  • kurang tidur
  • alergi, termasuk demam tinggi
  • hiperpigmentasi, yang terjadi ketika tubuh memproduksi melanin berlebih
  • berkurangnya jaringan lemak di bawah mata
  • menipisnya kulit di bawah mata
  • anemia karena defisiensi zat besi
  • paparan berlebih sinar matahari
  • terlalu sering menggosok mata
  • penuaan
  • merokok
  • genetic
  • kondisi tiroid
  • dehidrasi
  • dermatitis
  • penggunaan tetes mata untuk glaukoma, seperti bimatoprost.

Berikut adalah beberapa faktor risiko dari lingkar hitam di bawah mata, seperti:

  1. Bertambahnya usia: berkurangnya jaringan lemak dan menipisnya kulit pada bagian bawah mata adalah bagian dari proses penuaan. Perubahan tersebutlah yang menyebabkan lingkar hitam di bawah mata lebih terlihat pada orangyang lebih dewasa.
  2. Etnis non kulit putih: lingkar hitam pada mata lebih sering terlihat pada orang dengan warna kulit yang lebih gelap, sehingga etnis non kulit putih akan lebih terlihat daripada pada orang kulit putih. hal ini berkaitan dengan perubahan pigmentasi kulit.
  3. Genetik: lingkar hitam pada mata dapat diturunkan. penelitian menunjukkan jika seseorang memiliki lingkar hitam di matanya, hal tersebut akan muncul juga pada anggota keluarga lainnya.

Perawatan Rumahan

Anda dapat mengurangi lingkar hitam pada mata dengan beberapa cara yang dapat dilakukan di rumah. Meskipun beberapa cara tidak terbukti secara saintifik, cara-cara tersebut layak dicoba karena selain tidak mahal, tidak juga memberikan efek samping.

  • Tidur yang cukup

Anda dapat mengurangi atau mencegah lingkar hitam pada mata dengan tidur yang cukup. naikkan kepada saat tidur dengan menaruh bantal ekstra dapat mengurangi lingkar hitam pada mata dan kantung mata.

  • Timun

Letakkan seiris timun pada mata dapat meringankan mata lelah dan mengurangi kantung mata. Tingginya kandungan air dan vitamin C pada timun dapat menutrisi dan melembapkan kulit. timun juga mengandung silika yang penting untuk jaringan kulit.

  • Kompres dingin

Kompres dingin pada mata dapat membuat pembuluh darah menyempit sehingga lingkar hitam pada mata berkurang.

  • Kantung teh

Kantung teh dapat mengurangi lingkar hitam pada mata dan kantung mata. kafein memiliki fungsi antioksidan dan menstimulasi sirkulasi darah sekitar mata.

Anda dapat mendidihkan dua kantung teh dalam air, kemudian diamkan hingga mendingin. setelah itu, taruh tiap kantung pada mata (dalam keadaan mata tertutup). Menaruhnya ke dalam kulkas juga dapat memberikan efek dingin pada mata. Anda dapat menggunakan kantung teh hitam, hijau, maupun kantung teh herbal.

  • Facial

Kurangnya sirkulasi darah di sekitar matalah yang menyebabkan lingkar mata menghitam.

Pijat dengan lembut sekitar mata dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah.

  • Produk perawatan wajah mengandung antioksidan

Krim kulit dan produk under-the-eye yang mengandung antioksidan dapat membantu mengurangi lingkar hitam pada mata. Vitamin E dan C adalah sumber antioksidan yang dapat merawat lingkar hitam mata.

  • Make-up

Meskipun make-up tidak dapat  mengurangi lingkar hitam, beberapa orang menggunakan concealer untuk menutupi lingkar mata yang hitam.

 

Meskipun begitu, ada pula tindakan medis yang dapat membantu mengurangi atau merawat lingkar hitam pada mata seperti krim yang mengandung hidrokuinon, tretinoin, atau kombinasi keduanya. selain itu ada pula asam Kojic yang berasal dari jamur, asam azelaik, vitamin C topikal, laser, filler, bahkan operasi.

Anda dapat mencegah munculnya lingkar hitam pada mata dengan,:

  • Tidur yang cukup dan mengurangi stress
  • Lindungi mata dari matahari
  • Berhenti merokok dan kurangi konsumsi alkohol.

 

Kesimpulan

 

Lingkar hitam pada mata dapat terjadi pada umur dan etnik yang berbeda karena beberapa alasan. Genetik, penuaan, dan gaya hidup adalah faktor-faktor yang membuat lingkar mata seseorang menghitam. Selain itu, alergi, kekurangan nutrisi, atau kondisi kesehatan tertentu dapat menyebabkan lingkar mata menghitam.

Perawatan rumahan dapat mengurangi lingkar hitam pada mata. Mengatur pola hidup dengan tidur yang berkualitas, makanan yang seimbang, dan menghidrasi tubuh dengan jumlah yang tepat juga dapat menguranginya. Jika lingkar hitam begitu mengganggu, anda dapat menghubungi dokter atau dermatologis sebagai opsi perawatan dan untuk memeriksa apabila ternyata ada kondisi kesehatan yang buruk.

Supervisor:
  • Nadiya Nurul
Visualitator:
  • Putri Kholilah
  • Ahmadraji, F., & Shatalebi, M. A. 2015. Evaluation of the clinical efficacy and safety of an eye counter pad containing caffeine and vitamin K in emulsified Emu oil base. Available online at www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4300604/
  • Andrei, F., et al. 2018. Periorbital hyperpigmentation, a dermatologic condition having a strong geographic and ethnic determinism. Available online at www.preprints.org/manuscript/201807.0425/v1
  • Freitag, Fernanda Magagnin. 2007. What causes dark circles under the eyes? Available online at https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/j.1473-2165.2007.00324.x
  • I Ahn, S Lee, HJ Jin. 2019. Do dark circles under the eyes predict health status?. Int J Clin Exp Med. 12(5):5536-5544.
  • Kapoor, S., & Saraf, S. 2010. Assessment of viscoelasticity and hydration effect of herbal moisturizers using bioengineering techniques. Available online at www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2992143/
  • Mukherjee, P. K., et al. 2013. Phytochemical and therapeutic potential of cucumber [Abstract]. Available online at www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0367326X12002791?via%3Dihub
  • Roberts, W. E. 2014. Periorbital hyperpigmentation: Review of etiology, medical evaluation, and aesthetic treatment [Abstract]. Availbale online at www.jddonline.com/articles/dermatology/S1545961614P0472X/1/
  • Sarkar, R., et al. 2016. Periorbital hyperpigmentation: A comprehensive review. Availabe online at www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4756872/
  • Wu, B., & Oakley, A. 2015. Dark circles under the eyes. Available online at www.dermnetnz.org/topics/dark-circles-under-the-eyes/
Kosmetik

Comments (0)

    There are no comments yet

Login Here